Kabar Terbaru

Shalawatnya Imam Syafi’I Rahimahullah Ta’ala

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Masyarakat Indonesia mayoritas bermazhab Syafi’i. Dan sangat wajar tentunya jika saya mencintai Imam Syafi’i.

Akhir-akhir ini saya sering searching di google mengenai profil beliau. Dan masya Allah, beliau adalah salah seorang yang Allah anugerahi kecerdasan luar biasa. Pantas saja beliau menjadi salah satu Imam Mazhab terkemuka di dunia.

Pernah secara tidak sengaja saya mendengar secara sepintas kajian Islam di sebuah masjid. Karena posisi saya saat itu sedang berada di area parkiran, jadi saya tidak terlalu jelas menyimak suara sang Ustaz pemberi materi.

Saat itu saya dengar sang Ustaz mengajarkan salawat Nabi yang pernah dibaca oleh Imam Syafi’i. Tapi sekali lagi sayangnya saya tidak sempat mencatat dan menghafalnya.

Jika Ustaz berkenan, maka pada kolom konsultasi ini bisa membantu saya menemukan redaksi salawat tersebut.

Demikian permohonan saya dan semoga Tim Cordofa senantiasa dilimpahkan kesuksesan oleh Allah, aamiin.

Terima kasih.

Wassalam.

Jawaban:

Wa’alaikumussalam wr wb.

Alhamdulillah, kita tentu sangat mencintai para ulama, baik Al-Imam Asyafi’I dan juga para ulama lainnya,

Mohon maaf sebelumnya, kami tentu tidak mengetahui secara spesifik redaksi salawat yang sering dibaca oleh Imam Syafi’I sebagaimana yang Anda maksud. Namun kami menemukan redaksi salawat dalam kitab Ar-Risalah karya Imam Syafi’I sebagai berikut:[1]

فَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا كُلَّمَا ذَكَرَهُ الذَّاكِرُوْنَ، وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِهِ الْغَافِلُوْنَ، وَصَلَّى عَلَيْهِ فيِ الْأَوَّلِيْنَ وَالْآخِرِيْنَ أَفْضَلَ وَ أَكْثَرَ وَ أَزْكَى وَ صَلَّى عَلَى أَحَدٍ مِنْ خَلْقِهِ

Fa Shallallahu ‘Alaa Nabiyyina Kullamaa Dzakarahudz Dzaakiruun Wa Ghafala ‘An Dzikrihil Ghaafiluun, Wa Shalla Alaihi Fil Awwaliina Wal Aakhiiriin, Afdhala Wa Aktsara Wa Azkaa Wa Shallaa ‘Alaa Ahadin Min Khalqih.
Artinya : “Semoga Allah bershalawat kepada Nabi Kita (Muhammad) sebanyak dan sejumlah orang-orang yang ingat dan lalai kepada-Nya, dan juga sebanyak jumlah orang-orang yang hidup masa terdahulu dan yang akan datang, dengan sebaik, seutama, sebanyak, sebersih dan dari salah satu makhluk ciptaan-Nya yang bershalawat keatasnya.”

Semoga ini adalah redaksi salawat yang dimaksud sang Ustaz.

Demikian dan semoga bermanfaat.

Wallahu A’lam.

————-
Foto : Freepik
[1] Lihat Ar-Risalah Lil Imam As-Syafi’I, Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah: Beirut, t.t. hal. 16

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *