Lupa, Kodrat Alami Manusia

bolehkah kita berikhtiar agar tidak lupa?, adakah lupa yang menjadi nikmat atau rezeki? Ada tentunya. Silakan simak artikel berikut!

Da'i Ambassador

Tuhan adalah Zat Yang Maha Sempurna. Tuhan adalah Maha Suci, artinya tidak ada sedikit pun cela atau kekurangan yang ada pada-Nya. Tegasnya, selain Tuhan, tidak ada yang lepas dari kelemahan dan kekurangan. Jika ada suatu agama yang tuhannya memiliki kekurangan, sudah pasti itu bukan agama. Hal itu adalah semacam kreasi pikiran atau budaya yang diklaim sebagai agama.

Islam adalah satu-satu agama. Tidak ada cela sedikit pun dalam Islam, baik dari konsep ketuhanan yang sangat mutlak, konsep wahyu (kitab suci) dan para penyampainya (rasul) serta dari semua ajarannya. Tidak ada satu konsep pun yang tumbang dengan kritikan manusia. 

Salah satu bukti kesempurnaan Allah adalah Tuhan yang tidak pernah lupa. Berbeda dengan makhluk ciptaan-Nya, hatta Rasulullah SAW sekalipun. Disamping sebagai seorang rasul. Beliau juga manusia biasa seperti kita. Adanya syariat sujud sahwi tentu bermula dengan takdir yang dialami Rasulullah ketika beliau lupa saat mengerjakan salat.

Lalu, bolehkah kita berikhtiar agar tidak lupa? Jawabannya tentu boleh. Yang paling utama adalah mengucapkan Insya Allah dan kita boleh berpesan kepada orang lain agar kita diingatkan untuk mengerjakan sesuatu di waktu yang telah direncanakan. Atau bisa menggunakan fitur alarm atau pengingat di HP kita. 

Lalu apa yang kita lakukan ketika lupa akan suatu hal, lalu kita teringat? Mudah sekali, langsung kita menyebut nama Allah seketika dengan mengucap kalimat thayyibah, bisa dengan la Ilaha illallah, Allahu Akbar, Astaghfirullah, Subhanallah atau salawat kepada Rasulullah. Berikut firman Allah:

إِلَّآ أَن يَشَآءَ ٱللَّهُ وَٱذْكُر رَّبَّكَ إِذَا نَسِيتَ وَقُلْ عَسَىٰٓ أَن يَهْدِيَنِ رَبِّى لِأَقْرَبَ مِنْ هَٰذَا رَشَدًا.

“Kecuali (dengan mengatakan), "Insya Allah." Dan ingatlah kepada Tuhanmu apabila engkau lupa dan katakanlah, "Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepadaku agar aku yang lebih dekat (kebenarannya) daripada ini." (Q.S. Al-Kahfi: 24).

Lupa yang terjadi kepada manusia memberikan kita beberapa hikmah, diantaranya:

  1. Menyadari bahwa kita adalah makhluk yang lemah
  2. Berdoa kepada Allah agar kita tidak lupa mengerjakan sesuatu.
  3. Ucapkan Insya Allah jika kita berjanji kepada orang lain.


Terkadang, lupa yang dialami manusia adalah bentuk nikmat dari Allah. Apa contohnya? Orang yang lupa bahwa dia sedang berpuasa. Makan, minum atau melakukan sesutu yang membatalkan puasa karena lupa, maka puasanya tidak batal. Makanan atau minuman yang telah terkonsumsi secara tidak sengaja menjadi rezeki baginya. Hadis Nabi SAW:


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا نَسِيَ فَأَكَلَ وَشَرِبَ فَلْيُتِمَّ صَوْمَهُ فَإِنَّمَا أَطْعَمَهُ اللَّهُ وَسَقَاهُ.

Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:“Jika seseorang lupa lalu dia makan dan minum (ketika sedang berpuasa) maka hendaklah dia meneruskan puasanya karena hal itu berarti Allah telah memberinya makan dan minum”. (HR. Bukhari no. 1797).

Lalu bagaimana jika suami dan istri berhubungan badan saat puasa karena lupa? Bagaimana pendapat para ulama mengenai hal ini? Begini penjelasannya:[1]

  1. Imam Syafi’i dan Hanafi berpendapat bahwa orang yang jima’ saat puasa Ramadan karena lupa, tidak batal puasanya. Karena tidak batal, maka tidak ada qadha’ dan kafarat. Mazhab ini mengkiaskan dengan hukum bagi orang yang tidak batal puasanya karena makan dan minum tanpa sengaja.
  2. Imam Malik berpendapat bagi yang berpuasa Ramadan kemudian berjima’ karena lupa, batal puasanya dan hanya wajib qadha’ saja tanpa kafarat.
  3. Imam Ahmad berpendapat, orang yang makan dan minum karena lupa, puasanya tidak batal. Adapun bagi yang berjima’ karena lupa, maka puasanya batal, wajib qadha’ dan bayar kafarat.

Wallahu A’lam.

Foto : Freepik

--------------


[1] Ridwan Shaleh, App Hadis-hadis Ramadhan, Jakarta, Pusat Kajian Hadis, 2022.

Bagikan Konten Melalui :