Kabar Terbaru

Gelar Workshop Ekonomi dan Masjid, Dompet Dhuafa Cerdaskan Dai Pemberdaya hingga Mualaf

Tangerang Selatan – Sekolah Dai Dompet Dhuafa Batch 8 Dompet Dhuafa menggelar Workshop Pemberdaya Ekonomi dan Masjid pada Sabtu (5/11) di Auditorium Syahida Inn, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Acara tersebut diikuti sedikitnya 80 orang yang berasal dari para dai pemberdaya, santri Pesantren Mualaf Indonesia (PMI), dan perwakilan guru Pusat Belajar Mengaji (PBM) yang seluruhnya merupakan binaan Dompet Dhuafa.

Narasumber dalam sesi workshop kali ini adalah Pakar Demografi dan Ekonom Universitas Indonesia (UI) Bapak Sonny Harry Budiutomo Harmadi dengan tema “Potensi dan Strategi Pemberdayaan Ekonomi” dan Tim Manajemen Masjid Jogokariyan Ustadz Muhammad Rosyidi yang membahas topik “Peran Masjid dalam Menyejahterakan Ekonomi Masyarakat”.

“Kita harus memahami bahwa masyarakat punya nilai-nilai keyakinan yang harus dihormati, orang bisa berdaya atau tidak bergantung pada perilakunya, perilakunya bergantung pada nilai-nilai yang diyakininya. Tugas seorang dai mengubah nilai-nilai yang salah menjadi nilai-nilai yang positif. Sebelum berdayakan orang lain, maka syarat pertama kita harus berdaya,” ujar Bapak Sonny.

Menurutnya, pendampingan dalam konteks pemberdayaan terdiri dari pendamping sebagai pemandu proses dan pemberi alat bantu untuk mencapai tujuan pembangunan. Selain itu, kependudukan dan aspek-aspek pembangunan meliputi kuantitas dan kualitas penduduk dan komponen pertumbuhan dengan kategori jumlah, struktur, dan persebaran dalam hal sosial, ekonomi, budaya, lingkungan, politik, keamanan, dan lain-lain.

“Ukuran keberhasilan pemberdayaan itu apabila dia mampu memenuhi kebutuhannya yang paling mendasar, kebutuhan untuk makan, hidup sehat, sekolah, dan seterusnya, yang terkecil. Maka kita harus mengubah cara berpikir, cara bekerja, cara hidup. Kasih pengetahuan orang supaya dia tau, karena syarat dia berdaya, dia punya pengetahuan,” imbuh Bapak Sonny.

Bapak Sonny Harry Budiutomo Harmadi menyampaikan materi “Potensi dan Strategi Pemberdayaan Ekonomi” dalam workshop Sekolah Dai Pemberdaya Dompet Dhuafa Batch 8 pada Sabtu (5/11) di Auditorium Syahida Inn, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (Cordofa)

Ustadz Rosyidi membagikan lima hal penting dalam pemakmuran masjid yakni meminta kepada Allah agar masjid makmur, membangun basis jamaah dengan shalat berjamaah, mobilisasi orang-orang datang ke masjid, menyejahterakan jamaah, serta bersyukur dengan melanggengkan shalat berjamaah dan memperbanyak kebaikan untuk jamaah.

“Orang bangga dengan kas masjid yang banyak, tapi tidak malu ketika banyak dhuafa di sekitar masjid tidak disantuni. Kami ingin memobilisasi masyarakat agar senang dengan masjid. Masjid harus hadir di tengah-tengah masyarakat membawa solusi bagi masyarakat. Apapun background di masa lalu, ayo kita kembali ke masjid,” katanya.

Kebutuhan dasar masyarakat yang perlu diperhatikan pengurus masjid, sambungnya, ialah perihal keislaman terutama shalat dan akhlak, pangan, sandang, kesehatan, pendidikan, pekerjaan atau maisyah, berkeluarga atau mendapatkan pasangan hidup, dan tempat tinggal. Pemberdayaan ekonomi adalah salah satu upaya masjid hadir sebagai solusi, sekaligus cara mendekatkan masyarakat ke masjid.

Dompet Dhuafa menggelar Sekolah Dai Pemberdaya Batch 8 di bawah Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) selama 30 hari di Wisma Syahida Inn, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Dengan kombinasi materi di ruang kelas dan praktek di lapangan, 20 peserta terpilih dari berbagai daerah seperti Aceh hingga Papua diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dakwah transformatif Dompet Dhuafa di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dengan dakwah rahmatan lil ‘alamin sesuai core values Dompet Dhuafa.***

Ustadz Muhammad Rosyidi memaparkan materi “Peran Masjid dalam Menyejahterakan Ekonomi Masyarakat” dalam workshop Sekolah Dai Pemberdaya Dompet Dhuafa Batch 8 pada Sabtu (5/11) di Auditorium Syahida Inn, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (Cordofa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *